16 desa di Kudus miliki Perdes BUMdes

16 desa di Kudus miliki Perdes BUMdes

16 desa di Kudus miliki Perdes BUMdes

Kudus, (Antaranews Jateng) – Sebanyak 16 desa dari 123 desa yang ada di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, telah menyusun Peraturan Desa tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mendukung pelaksanaan kegiatan usaha yang dimiliki oleh masing-masing desa.

“Sebetulnya, jumlah desa yang sudah memiliki BUMDes cukup banyak karena sebelumnya tercatat mencapai puluhan desa. Akan tetapi, desa yang menindaklanjuti dengan pembuatan Perdes BUMBDes baru 16 desa,” kata Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setda Kudus Adi Sadhono di Kudus, Rabu.

Ia mengatakan, belasan desa tersebut tersebar di tujuh kecamatan.

Di antaranya, Desa Megawon, Ploso, Tanjungkarang (Kecamatan Jati), Desa Garung Lor (Kecamatan Kaliwungu), Desa Kauman (Kecamatan Kota), Desa Rahtawu dan Gondosari (Kecamatan Gebog), Desa Glagah Kulon dan Kuwukan (Kecamatan Dawe), Desa Kutuk, Undaan Lor, Sambung, Terangmas, Ngemplak, dan Larikrejo (Kecamatan Undaan), dan Desa Ngembalrejo (Kecamatan Bae).

Dengan demikian, lanjut dia, terdapat dua kecamatan yang semua desanya belum sama sekali menyusun Perdes BUMDes, yakni Kecamatan Jekulo dan Mejobo.

“Bagi desa yang memang memiliki potensi usaha dan sudah dibentuk BUMDes, tentunya bisa ditindaklanjuti dengan pembuatan Perdes BUMDes,” ujarnya.

Terlebih lagi, lanjut dia, Pemkab Kudus sudah menerbitkan Perda tentang Pedoman Pengelolaan BUMDes sebagai landasan hukum dalam penyusunan perdesnya.

Sementara bidang usaha yang digeluti oleh puluhan desa yang sudah membentuk BUMDes, di antaranya di bidang jual beli kebutuhan masyarakat dengan membentuk minimarket.

Selain itu, ada yang mengelola jasa catering, penyediaan alat tulis kantor, suplaier beras, serta BRI Link, pengelolaan sampah warga, agen pos, serta membentuk desa wisata agro politan yang akan menjadi destinasi baru berupa petik buah dan kuliner.

“Pemerintah desa bebas mengembangkan berbagai bidang usaha,” ujarnya.

Ia mencontohkan, Desa Glagah telah merintis usaha di bidang pengembangbiakan tawon dan produksi madu murni.

Sumber Berita

Categories: News

Leave A Reply

Your email address will not be published.