Business Gathering Launching Digital Marketing PT. TWU

Kilang minyak swasta nasional pertama PT Tri Wahana Universal (TWU) makin intensif melakukan penetrasi pasar di Jawa Tengah, menyusul diluncurkannya Digital Marketing untuk mendorong penjualan secara online via website. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng pun mengapresiasi langkah PT TWU yang didirikan Rudy Tavinos tersebut untuk menjajaki para pengusaha ataupun end user di Jateng.

Marketing Manager PTTWU Dofil Marantika mengungkapkan, melalui www.twurefinery.- com optimalisasi pasar ini akan digenjot khususnya bagi pengguna solar industri serta berbagai produk lain yang dihasilkan kilang di Desa Sumengko Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur itu. Kilang ini berjarak 7 kilometer dari sumur minyak Lapangan Banyu Urip yang dioperasikan ExxonMobil Cepu Limited. ‘’TWU sudah lama eksis lebih banyak di Jatim sejak tahun 2010 dan kini kami ingin mengenalkan diri kepada pengusaha di Jateng yang membutuhkan produk kami,’’kata Dofil Marantika yang akrab disapa Edo usai acara.

Ditambahkan, dengan pola pembelian yang transparan juga menjamin keseragaman kualitas karena diambil dari sumber dan diolah dengan kilang yang sama. Kontinuitas dari suplai pun juga akan terjamin mengingat secara keseluruhan diproduksi sendiri. ‘’Akan berbeda jika membeli dari trader mereka bisa ambil dari mana saja, kualitas bisa berbeda yang mana ini juga bisa berpengaruh terhadap kualitas mesin,’’ujar Edo.

Berdayakan Warga

Ketua Umum Kadin Jateng Kukrit Suryo Wicaksono pun mengapresiasi performa PT TWU yang semakin gencar dalam mengenalkan produk karya anak bangsa. Apalagi didukung dengan kapasitas pengolahan minyak yang mumpuni sehingga bisa memasok kebutuhan bahan bakar industri khususnya bagi para pengusaha di Jateng.

Perlu diketahui, PT TWU sudah memiliki dua unit kilang berkapasitas 6.000 dan 12.000 barrel per hari. Kini untuk operasional pengolahan berada di level 16 ribu barrel per harinya. Direncanakan, ekspansi juga akan dilakukan di sejumlah tempat di Indonesia yang potensial melihat iklim ekonomi yang membaik. Dalam prosesnya, seluruh sumber daya manusia (SDM) yang menangani kilang dan operasional adalah orang Indonesia dan juga memberdayakan warga di lingkungan sekitarnya di Bojonegoro dan Cepu.

 

Categories: Kabar Kadin

Leave A Reply

Your email address will not be published.