Central Java Expo Bukukan Transaksi Rp 2,2 Miliar

Pameran produk unggulan Central Java Expo ke-2 yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng selama lima hari di Mal Paragon berhasil membukukan transaksi sebesar Rp 2,2 miliar. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan event sebelumnya yang hanya membukukan omzetnya sekitar Rp 1,8 miliar.

Event yang mengambil tema ”Kreativitas Tanpa Batas” ini diikuti oleh 53 stan atau peserta tidak hanya dari Jawa Tengah saja tetapi juga berasal dari luar provinsi Jateng. Aneka produk fashion masih tetap mendominasi minat peserta pameran dan para pengunjungnya dimana banyak jenis produk UMKM khususnya fashion berbahan dasar batik, tenun, katun polos dengan kombinasi bordir yang unik dan inovatif.

”Selama lima hari pameran dari tanggal 1-5 November transaksi yang dibukukan sekitar Rp 2,2 miliar”, kata Asry D Wibowo, Wakil Ketua Umum Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kadin Jateng dalam penutupan pameran di Mal Paragon Semarang, Minggu (5/11) malam.

Selain berbagai produk dengan bahan dasar yang inovatif, sejumlah desainer berkelas seperti EGNI, Zikin Design, Ina Priyono, Susan Batik, Rizkya Batik, Roona Batik Dessy Munaf, De Youl Batik, Kamila Boutique juga menyajikan kreasi busana berkualitas yang unik dan menarik minat para pengunjung selama pameran.

Produk fashion ini juga dilengkali dengan berbagai asesoris seperti tas dan sepatu kulit, perhiasan wanita, tas Kenes dan Stellarosa, kreasi batu alam Kalimantan, kreasi mutiara dll. Pameran yang dilaksanakan Kadin Jateng ini juga untuk mendorong perkembangan UMKM supaya bisa membangun akses pasar dan bisa menumbuhkan omzet penjualannya.

Hal yang terpenting lainnya adalah memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk berkreasi tanpa batas menampilkan produk unggulannya yang akan menambah nilai jual. Selain itu juga mengajak masyarakat untuk mencintai produk lokal sehingga bisa bersaing di pasar global.

Antusias

Kadin Jateng juga menggelar Participant Award dimana juara I diraih oleh Susan Batik, juara II diraih oleh Adi Busana serta Roona Batik yang ada di posisi ketiga dengan kategori penilaian kesesuaian dengan tema. Ada penempatan dan penataan ruang, keindahan dan kenyamanan serta halhal terkait sumber daya manusia dalam stan dan omzet.

Kabag Komunikasi Bisnis Kadin Jateng Sri Gendari Agustini menambahkan, antusias pengunjung dalam event yang digelar Kadin Jateng kali ini cukup tinggi. Tidak hanya stan fashion tetapi juga klinik bisnis dan konsultasi hukum menjadi salah satu nilai tambah yang bermanfaat bagi para pelaku usaha.

”Meskipun e-commerce cukup mendominasi tetapi penjualan melalui offline seperti di pameran ini masih dibutuhkan konsumen. Ini terlihat dari antusias pengunjung dan juga kreativitas stan dan juga desainer yang unik dan inovatif sangat menarik minat pengunjung,” imbuhnya

Categories: Kabar Kadin

Leave A Reply

Your email address will not be published.