CJIBF 2017 : Minat Investasi Capai Rp 13,72 T

Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2017 berhasil mencatatkan 72 Letter of Intent (LoI) dengan minat investasi mencapai Rp 13,72 triliun. Kegiatan yang digelar Pemprov Jateng dan didukung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tersebut dihadiri investor dari delapan negara yakni Malaysia, Jerman, Tiongkok, Australia, India, Singapura, Amerika Serikat dan Korea Selatan.

”Update terakhir sampai sore ini (kemarin-Red) tercatat ada 72 LoI dengan minat investasi sebesar Rp 13,72 triliun,” ungkap Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng Prasetyo Aribowo di Solo Paragon Hotel, Kamis (23/11) Beberapa LoI itu di antaranya Penggaron Jateng Park (Penggaron Sarana Semesta) dengan PT Dwi Cakra Manunggal senilai Rp 2 triliun, lalu juga beberapa pengembangan kawasan wisata di Banyumas dan Banjarnegara, sektor garment di Batang dan Pemalang serta investasi warehouse di Kendal dan migas di Rembang.

Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong menyatakan, realisasi investasi di Jateng hingga kuartal ketiga saja sudah mencapai Rp 32,9 triliun atau setara dengan 108?ri target yang dicanangkan. Data BKPM menunjukkan peningkatan baik untuk investasi PMAmaupun PMDN. ”Industri makanan minuman, tembakau juga dan empat tahun terakhir banyak investasi energi dan pembangkit listrik,” papar Thomas Lembong.

Padat Karya

Sektor garmen, lanjut dia, menjadi satu sentra padat karya terbukti perusahaan swasta nasional Sritex misalnya menjadikan Jateng sebagai lokasi utama produksi. ”Ada juga perusahaan PMA asal Korea Selatan mencatatkan rencana investasi sebesar Rp 100 miliar,” imbuhnya dalam kegiatan yang juga dihadiri oleh Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo, Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kemenpar Dadang Rizki Ratman dan Presdir Jababeka Setijono Juwandi Darmono.

Mewakili Gubernur, Sekda Jateng Sri Puryono pun turut hadir untuk melaunching KERIS Jateng yakni Koridor Ekonomi Perdagangan Investasi dan Pariwisata dan SIAP Jateng atau Sistem Informasi dan Aplikasi Perizinan. SIAP ini ditujukan untuk menyediakan layanan perizinan dan informasi peluang investasi secara online. Sementara KERIS menjadi pusat informasi dan promosi terintegrasi untuk investasi, perdagangan dan pariwisata Jateng.(J14-74)

Categories: Kabar Kadin

Leave A Reply

Your email address will not be published.