Ganjar Dorong Pengelola Hotel Bersaing Sehat Pikat Konsumen

Ganjar Dorong Pengelola Hotel Bersaing Sehat Pikat Konsumen

Ganjar Dorong Pengelola Hotel Bersaing Sehat Pikat Konsumen

Semarang, ANTARA JATENG – Para pengelola hotel di Provinsi Jawa Tengah didorong bersaing secara sehat dalam memikat konsumen untuk menginap.

“Bersaing secara sehat bisa berupa memberikan pelayanan terbaik, meningkatkan fasililitas, serta berlomba menyelenggarakan beragam `event` unik dan menarik secara rutin,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Kamis.

Hal tersebut disampaikan Ganjar menanggapi banyaknya pengusaha hotel yang mengeluhkan maraknya pembangunan hotel di Kota Semarang.

Ganjar meminta semua pengelola hotel saling bersaing secara sehat dalam hal pelayanan dan fasilitas, termasuk penyelenggaraan beragam kegiatan, sedangkan di sisi lain, pemerintah harus tetap mengatur izin pendirian hotel di setiap daerah karena jika terlalu banyak hotel, akan ada yang tidak laku.

Menurut Ganjar, dengan adanya hotel-hotel baru di sejumlah daerah, akan menjadi tantangan bagi hotel-hotel yang sudah ada agar bersaing secara kompetitif.

Pengelola hotel yang lama atau yang telah ada sebelumnya, kata dia, harus memperbaiki diri, baik dari sisi pelayanan, fasilitas, hiburan, kuliner, maupun “event”. Jika itu banyak dan beragam, setiap hotel akan mempunyai kekhasan masing-masing.

Ganjar mengatakan bahwa hotel dalam konteks pariwisata akan sangat bagus. Selain memperhatikan pelayanan dan fasilitas, juga menyelenggarakan “event” musik atau pentas seni budaya, termasuk konsep dan interior yang unik sehingga memberi suasana berbeda serta menarik pengunjung.

Jka Indonesia, termasuk Provinsi Jateng, mempunyai aset paling banyak dan beragam di sektor pariwisata, mulai dari panorama pegunungan, sungai, keindahan laut, beragam seni budaya, hingga batik yang beragam corak, kata politikus PDI Perjuangan itu, akan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan yang menggeliatkan perekonomian masyarakat.

“Industri perhotelan pun berperan di berbagai bidang usaha, termasuk memajukan sektor pariwisata, baik sebagai sarana menginap maupun promosi berbagai destinasi wisata melalui beragam `event` yang diselenggarakan,” ujarnya.

Apabila pariwisata maju, kata Ganjar, tidak hanya berdampak pada lonjakan hunian hotel, tetapi juga mengangkat penjualan kerajinan, kuliner, serta berbagai produk unggulan lainnya.

Sumber Berita

Categories: News

Leave A Reply

Your email address will not be published.