Honda Dongkrak Penjualan Melalui Pameran Akhir Tahun

Honda Dongkrak Penjualan Melalui Pameran Akhir Tahun

Honda Dongkrak Penjualan Melalui Pameran Akhir Tahun

Sukoharjo, ANTARA JATENG – Perusahaan kendaraan Honda berupaya mendongkrak penjualan di wilayah Solo melalui pameran akhir tahun yang diselenggarakan di Mal The Park, Solo Baru, Sukoharjo.

“Pada pameran yang kami selenggarakan selama lima hari ini targetnya bisa menjual hingga 200 unit kendaraan,” kata Asisten General Manager PT Bintang Putra Mobilindo Alim Nasiruddin yang bertindak sebagai dealer resmi Honda Solo di sela pameran di Sukoharjo, Rabu.

Ia mengatakan jelang penutupan tahun, dua dealer resmi Honda di Jalan Slamet Riyadi dan Solo Baru membukukan realisasi penjualan hampir 100 persen.

Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan bahwa pangsa pasar Honda baik kelas “low cost green car” (LCGC) atau mobil murah hingga kelas menengah masih cukup tinggi.

“Untuk Honda Slamet Riyadi target penjualan 127 unit/bulan, saat ini realisasinya sudah 100 persen. Sedangkan untuk penjualan Honda di dealer Solo Baru yang target penjualannya mencapai 157 unit/bulan saat ini realisasinya sudah 90 persen,” katanya.

Ia mengatakan khusus kelas LCGC yaitu Brio, dikatakannya, sejauh ini merupakan pasar yang cukup gemuk. Pihaknya mencatat khusus di Solo penjualan mobil dengan harga mulai Rp130 jutaan ini terjual 90 unit/bulan.

“Kontribusi LCGC sebesar 30 persen terhadap total penjualan mobil Honda. Kalau untuk LCGC ini pasarnya lebih luas karena ada dua tipe pembeli, yaitu membeli karena ingin menambah kendaraan yang sudah ada dan merupakan pembelian pertama,” katanya.

Selain itu, menjamurnya aplikasi transportasi berbasis “online” atau daring juga memberikan pengaruh terhadap penjualan.

“Sekarang ini kan banyak aplikasi yang masuk ke `finance`. Meski demikian proses survei pembiayaan kendaraan untuk transportasi `online` tidak mudah. Paling tidak harus punya pekerjaan lain selain sopir taksi `online`. Ini untuk data pendukung,” katanya.

Sementara itu, terkait dengan pameran tersebut pihaknya mengadakan sejumlah promo untuk menarik lebih banyak pembeli, di antaranya uang muka terjangkau dan tenor yang lebih panjang.

“Di sini kami bekerja sama dengan sejumlah lembaga pembiayaan, salah satunya adalah kami menggandeng Mandiri Tunas Finance yang masa tenornya bisa sampai 7 tahun,” katanya.

Sumber Berita

Categories: News

Leave A Reply

Your email address will not be published.