Get Adobe Flash player

 

Bersyukur kita hidup di negara yang diberkahi dengan kekayaan alam yang sangat luar biasa. Indonesia, negara yang kaya dengan cadangan minyak dan gas bumi, sumber potensial untuk hidup secara mandiri dalam pengelolaan energi.

Kita dikenal mempunyai cadangan gas bumi yang melimpah bahkan terbesar di Asia Pasifik. Namun seperti kita ketahui bahwa cadangan dan sumber-sumber tersebut terletak di wilayah yang tersebar sesuai dengan kondisi geografis kita. Disinilah PGN hadir sebagai solusi untuk menjangkau dan menjembatani sumber cadangan gas bumi dengan pasar yang ada di wilayah Indonesia.



Jaringan Pipa Distribusi dan Transmisi PGN

Saat ini PGN memiliki tiga jaringan utama pipa transmisi yang fungsinya adalah mengangkut gas bumi dari sumber pemasok (hulu) secara langsung yang dioperasikan oleh SBU TSJ dan PT TGI anak perusahaan PGN. Adapun jaringan pipa transmisi tersebut adalah sebagai berikut.

  • Jalur Grissik (Sumatra Selatan) – Duri (Riau) - 536 kilometer (km). Beroperasi 1998.
  • Jalur Grissik (Sumatra Selatan) – Batam (Riau) – Sakra (Singapura). - 470 km. Beroperasi 2003.
  • Jalur South Sumatera West Java (SSWJ) - lebih dari 1.000 km. Beroperasi 2008.

Dibidang distribusi, PGN juga telah mengembangkan penyaluran gas bumi melalui jaringan distribusi. Distribusi gas bumi ini telah disalurkan di kota-kota besar di Indonesia, di antaranya adalah Jakarta, Bogor, Bekasi, Banten, Karawang, Cirebon, Surabaya, Palembang, Medan, Batam, dan Pekanbaru. Jaringan distribusi ini diatur oleh tiga unit SBU (strategic business unit) distribusi.



Prestasi dan pengakuan stakeholder

Dengan pengalamannya lebih dari empat dekade, PGN hadir sebagai perusahaan transmisi dan distribusi gas bumi. Namun beberapa waktu lalu, PGN telah menetapkan visi untuk selangkah lebih maju dalam kancah bisnis energi di Indonesia.

Saat ini kami masih menjadi pemimpin pasar dalam sebuah pasar potensial yang dari hari ke hari semakin tumbuh. Beberapa pengakuan dan penghargaan dari pihak eksternal telah diterima PGN sebagai bentuk kepercayaan serta pencapaian prestasi antara lain BUMN Terbaik 2011 kategori Sektor Pertambangan dan Migas dari Majalah Investor, Anugerah Business Review 2011 kategori GCG dan manajemen operasi dan International Development Citra Awards 2011-2012. PGN juga berhasil memperoleh kepercayaan yang tinggi dari para lender dalam bentuk adanya penurunan biaya suku bunga baik fasilitas kredit non cash loanmaupun tipe fasilitas pinjaman yang sebelumnya secured menjadi unsecured. Kepercayaan lain juga tercermin dalam rating yang dikeluarkan Moody’s yang semula stable menjadi positif.

Visi baru menuju era beyond pipeline

Dengan semakin mahalnya harga minyak, beberapa dekade ke depan, gas bumi menjadi primadona baru. Untuk itulah PGN melihat peluang besar ini dan mewujudkannya dengan perubahan visi dan misi serta brandbaru PGN.

PGN menetapkan cita-cita dan visi baru sebagai perusahaan energi kelas dunia dalam pemanfaatan gas bumi. Hal ini menunjukkan bahwa, PGN tidak mau berhenti hanya sebagai perusahaan infrastruktur semata, kami ingin lebih maju dalam kiprah bisnis energi di Indonesia bahkan dunia.

Saat ini PGN tengah mengembangkan beberapa rencana besar dalam pemenuhan kebutuhan energi Indonesia melalui pembangunan dan perluasan jaringan. Salah satunya adalah pengembangan moda transportasi gas bumi melalui LNG Floating Storage Regasification Unit (FSRU). Saat ini yang sudah terealisasi dan dalam tahap penyelesaian adalah FSRU di Muara Karang, Jawa Barat bekerjasama dengan Pertamina. Pembangunan FSRU merupakan jawaban bagi wilayah geografis Indonesia yang berbentuk kepulauan. Nantinya gas bumi yang ada di sumbernya akan dikompres dalam bentuk LNG dan dapat ditransportasikan melalui kapal maupun transportasi lainnya. Langkah PGN membangun FSRU merupakan tonggak dasar dalam pengembangan infrastruktur gas bumi di Indonesia. Hal ini sesuai dengan cita-cita PGN menuju era beyond pipeline.

Ke depan PGN berharap dapat terus berperan dalam peningkatan penggunaan gas bumi, sebagai sumber energi yang lebih efisien, bersih dan ramah lingkungan dalam rangka meningkatkan bauran energi dan menciptakan ketahanan energi nasional. Hal ini juga sejalan dengan program pemerintah untuk mewujudkan kemandirian energi Bangsa Indonesia.

(sumber)

 

Last Updated (Tuesday, 13 March 2012 02:26)

 

User Login