Kadin Didorong Beri Solusi pada Problem Dunia Usaha

Eksistensi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) terus didorong memberi solusi terhadap setiap problematika ekonomi yang terus berkembang. Termasuk, terus bersinergi dengan pemerintah untuk mencari solusi yang terbaik. Itu lantaran persoalan ekonomi, khususnya bagi dunia usaha dalam setiap waktu akan muncul.

Hal itu disampaikan Ketua Kadin Jateng, Kukrit Suryo Wicaksono saat melantik pengurus Kadin Kota Pekalongan masa bakti 2018- 2023 di Hotel Horison Kota Pekalongan, Jumat (20/4).

”Kadin selama ini terus mengadakan focus group discussion (FGD) dengan melibatkan berbagai pihak maupun stakeholder. Itu dalam rangka mencarikan solusi yang terbaik bagi dunia usaha,” tegas Kukrit yang juga CEO Suara Merdeka Network itu.

Lebih lanjut Kukrit berharap, keberadaan Kadin Kota Pekalongan yang baru dilantik, dapat bersinergi dengan pemerintah daerah, sehingga dapat memberikan kontribusi riil terhadap pembangunan di daerah. ”Kadin harus menjadi bagian dari penyelesaian setiap permasalahan dunia usaha. Tentu, persoalan dunia usaha sangat dinamis seiring dengan berjalannya waktu,” imbuhnya.

Dalam kontek itu, lanjut Kukrit, dibutuhkan sinergitas, kemudian solusi yang betul-betul dapat diaplikasikan oleh para pelaku usaha. ”Apalagi tahun 2018 dan 2019 merupakan tahun politik, semua wait and see. Maka, ini kesempatan Kadin Kota Pekalongan dapat melakukan terobosan, misalnya pariwisata di Kota Pekalongan bisa digenjot,” paparnya.

Menurut dia, bicara pariwisata memiliki multiefek yang luar biasa, baik bagi perdagangan batik yang merupakan potensi ekonomi di Kota Pekalongan. Kemudian perhotelannya, kulinernya, dan oleh-olehnya. Sayang sekali jika potensi ini tidak digarap dengan baik,” tuturnya.

Dalam pelantikan itu hadir Wali Kota Pekalongan Mohammad Saelany Machfud, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), dan Dewan Penasehat Kadin Kota Pekalongan. Kadin Kota Pekalongan masa bakti 2018- 2023 diketuai Nainggolo Mulyo Wariaji.

Sebelum acara pelantikan, digelar rapat koordinasi bersama seluruh ketua Kadin se-Jateng yang dipimpin Kukrit Suryo Wicaksono. Sementara itu, Nainggola menyatakan akan berusaha membawa Kadin ke depan turut menciptakan suasana industri perdagangan di Kota Pekalongan menjadi lebih baik.

”Ada dua tantangan di Kota Pekalongan, yakni adanya pembangunan tol dan rob. Alhamdulillah Pemkot Pekalongan bisa bertindak cepat dengan membuat interchang jalan tol menuju Pasar Grosir Setono yang merupakan pasar batik induk di Kota Pekalongan,” terangnya.

Potensi Perikanan

Dia menambahkan, selain potensi batik, Kota Pekalongan memiliki potensi perikanan. Ke depan, potensi dimaksud diharapkan dapat dikelola dengan baik, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan bagi warga masyarakat. ”Kadin akan terus mendorong ke arah sana,” tegas dia.

Wali Kota Pekalongan, Mohammad Saelany Machfud menyambut baik dilantiknya pengurus Kadin Kota Pekalongan masa bakti 2018-2023. Pihaknya berharap, adanya pengurus Kadin yang baru dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan di Kota Pekalongan, khususnya di bidang ekonomi dan dunia usaha.

”Perekonomian di eks Karisidenan Pekalongan pada 2017 tumbuh lebih tinggi jika dibandingkan nasional maupun Jateng. Pertumbuhannya mencapai 5,7%, dan di Jateng masih di bawah itu. Kami optimistis tahun 2018 akan semakin tumbuh prosentasenya bisa mencapai 5,8%,” kata Saelany. (H63-55)

Suaramerdeka.com )

Categories: Kabar Kadin

Leave A Reply

Your email address will not be published.