Libatkan Pengembang Daerah, Kadin Dorong Program Pengembangan Perumahan Rakyat

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendukung program sejuta rumah yang dicanangkan oleh pemerintah untuk mengatasi backlog perumahan nasional. Kadin selaku induk organisasi mengharapkan bahwa program kerjasama kemitraan bisa menjadi model yang dapat diperluas sehingga bisa melibatkan dan bekerjasama dengan para pengembang maupun asosiasi pengembang properti.
“Melalui kerjasama kemitraan dapat membangun sinergitas antara pengembang nasional dan pengembang daerah. Hal seperti ini juga mendorong suksesnya program sejuta rumah,” ungkap Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Properti, Hendro S. Gondokusumo yang juga merupakan Presiden Direktur PT Intiland Development Tbk.

 
Dia juga mengatakan, pelaksanaan program kemitraan dengan pengembang daerah ini sekaligus dapat mengakomodasi pengembangan hunian berimbang yang ditetapkan pemerintah.
 
Salah satu pelaksanaan program ini ditandai dengan kegiatan ground breaking pembangunan unit-unit rumah dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahaan (FLPP) di kawasan perumahan Puri Permata Indah, Pacitan, Jawa Timur, Rabu (10/1).
 
Pelaksanaan ground breaking dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing pengembang, kontraktor dan para mitra lainnya. Intiland diwakili oleh Theresia Rustandi selaku Corporate Secretary Intiland, Tomi Wistan dan Oka Moerod selaku Direktur Utama dan Komisaris Utama PT Menara Tinggi Bertumbuh, serta Yulianto Kusumo, Ketua Komisariat REI Solo Raya 2011-2014 dan Dadang Juhro selaku Penggerak Pembangunan Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah.
 
Dimulainya pelaksanaan pembangunan unit-unit rumah ini merupakan tindaklanjut dari kesepakatan kerjasama Intiland dan sejumlah pengembang daerah pada bulan Oktober 2017. Program kerjasama kemitraan ini melibatkan Intiland dengan tiga pengembang properti daerah yakni PT Menara Tinggi Bertumbuh (MTB), PT Cipta Griya Sriwijaya (CGS), dan PT Multi Bangun Realtindo (MBR).
 
Sementara, Direktur Utama MTB Tomi Wistan mengatakan, dalam kerjasama kemitraan ini pihaknya akan membangun unit-unit rumah baru di tahap 2 perumahan Puri Permata Indah. Selain itu, pihaknya juga telah menjalin kolaborasi dengan mengajak dan memberdayakan para pengusaha setempat yang selama ini jangkauan bisnisnya ada di sekitar wilayah Pacitan, meliputi Solo, Yogyakarta, dan Jawa Timur.
 
“Kami percaya dengan menjalin kolaborasi dan kerjasama dengan pengusaha lokal, maka pengembangan proyek ini akan sukses. Kami melihat banyak pengusaha lokal yang potensial dan memiliki pengalaman, sumber daya, jejaring, dan pengenalan pasar yang sangat baik,” ujar Tomi.
 
Salah satu mitra yang akan turut berkolaborasi pada proyek kerjasama kemitraan ini yakni PT Citra Kahuripan Utama, yang merupakan perusahaan kontraktor bangunan di dearah. Perusahaan ini juga memiliki jaringan bisnis pemasaran melalui bendera Somerset Property.
 
Direktur Utama PT Citra Kahuripan Utama, Anthony menyambut gembira atas kesempatan untuk turut bekerjasama dalam program kemitraan ini. Skema kerjasama kemitraan ini, menurutnya, dapat menjadi contoh yang baik untuk dikembangkan di masa depan.
 
“Proyek kerjasama kemitraan ini memberikan pengalaman dan pengetahuan bagi kami para pengusaha di daerah untuk belajar dan bisa lebih berkembang ke depannya,” kata Anthony.
 
Program kerjasama kemitraan dirancang dengan tujuan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia. Masing-masing pihak memiliki komitmen dan kepedulian yang sama untuk memberikan solusi penyediaan hunian yang layak di daerah-daerah.
 
Puri Permata Indah adalah salah satu pengembangan kawasan perumahan seluas empat hektar yang dikembangkan Intiland sejak tahun 2007 dengan menggandeng kontraktor lokal. Perseroan saat ini telah merampungkan pengembangan tahap pertama untuk lahan seluas tiga hektar.
 
MTB rencananya membangun sebanyak 118 unit rumah dengan harga jual 130 juta per unit yang mendapatkan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) di lahan seluas satu hektar. Lokasi proyek ini sangat strategis, berada di kawasan tinggi dan bebas banjir serta hanya berjarak sekitar lima kilometer dari pusat kota Pacitan.

Categories: Kabar Kadin

Leave A Reply

Your email address will not be published.