Semarang Raih Penghargaan Dana Rakca

Semarang Raih Penghargaan Dana Rakca

Semarang Raih Penghargaan Dana Rakca

Semarang, ANTARA JATENG – Kota Semarang meraih kembali penghargaan dari pemerintah, kali ini Anugerah Dana Rakca dari Kementerian Keuangan atas kinerja pengelolaan keuangan daerahnya.

“Penghargaan Dana Rakca ini merupakan capaian prestasi kesekian kalinya yang diraih Kota Semarang,” kata Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Semarang Achyani di Semarang, Rabu.

Penyerahan penghargaan Anugerah Dana Rakca tersebut dilakukan secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Istana Negara, Jakarta, Rabu ini.

Anugerah Dana Rakca, kata Achyani, merupakan penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah yang berkinerja baik dalam aspek pengelolaan daerah, penyelenggaraan layanan dasar publik, perekonomian daerah, dan kesejahteraan masyarakat.

Setidaknya ada tiga kota yang mendapatkan penghargaan Dana Rakca dari Kemenkeu, yakni Semarang, Depok, dan Surabaya, serta tiga kabupaten, yakni Karanganyar, Banyuwangi, dan Badung.

“Upaya Pemerintah Kota Semarang dalam memaksimalkan pembangunan beberapa tahun terakhir rupanya diamati dan mendapatkan apresiasi pemerintah pusat dengan penghargaan Dana Rakca ini,” katanya.

Dengan mengedepankan kebijakan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang prokemiskinan, kata dia, wajah Kota Semarang berubah dengan sangat cepat dengan tetap berpihak pada masyarakat miskin.

Ia menyebutkan berbagai fasilitas kebutuhan hidup yang serbagratis, seperti layanan kesehatan gratis, pendidikan gratis, internet gratis, transportasi gratis untuk wisatawan, hingga rekreasi gratis dengan bus tingkat wisata.

“Kesuksesan pengembangan Kota Semarang ini menjadi menarik karena merupakan sebagai kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia, tetapi APBD yang dimiliki tidak sebanding dengan kota-kota besar lainnya,” katanya.

Tercatat, kata Achyani, besaran APBD Kota Semarang 2017 sekitar Rp4,5 triliun atau jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan kota-kota metropolitan lainnya yang mencapai Rp6 triliun sampai Rp8 triliun.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan bahwa kunci terpenting dalam kesuksesan pembangunan Kota Semarang sekarang ini adalah partisipasi masyarakat.

“Anggaran memang tidak banyak kalau pola pembangunannya instruktif seperti waktu-waktu lalu. Sekarang `kan polanya partisipatif, masyarakat yang menginisiasi, kami yang memfasilitasi,” kata politikus PDI Perjuangan itu.

Apalagi, kata dia, dengan dukungan pembangunan luar biasa dari Presiden RI Jokowi kepada Kota Semarang sehingga masyarakat tentu akan makin termotivasi untuk berpartisipasi dalam pembangunan.

Sumber Berita

Categories: News

Leave A Reply

Your email address will not be published.