Temanggung (ANTARA) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada 2021 akan mengerjakan 100 paket infrastruktur fisik untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat.

Kepala DPUPR Kabupaten Temanggung Hendra Sumaryana di Temanggung, Senin, mengatakan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 DPUPR mendapatkan alokasi dana Rp132 miliar.

"Dana tersebut bakal diprioritaskan untuk penanganan infrastruktur jalan, saluran irigasi, dan penyediaan jaringan air bersih," katanya.

Baca juga: "Mustika Desa" upaya Temanggung percepat pemulihan ekonomi

Ia menyebutkan dari alokasi dana untuk pembangunan infrastruktur fisik sekitar 100 paket pekerjaan tersebut, 62 persen menjadi wewenang Bidang Bina Marga untuk infrastruktur jalan dan sisanya untuk penanganan saluran irigasi dan penyediaan instalasi air bersih.

Paket pembangunan bidang Bina Marga meliputi pelebaran jalan, peningkatan jalan, dan perbaikan jalan rusak.

"Penyediaan infrastruktur jalan yang bagus dimaksudkan untuk meningkatkan mobilitas ekonomi masyarakat agar semakin lancar," katanya.

Ia menyampaikan infrastruktur jalan yang bagus nantinya bisa menunjang jual beli hasil panen masyarakat hingga ke berbagai daerah sehingga pemasaran hasil pertanian meluas dan berpeluang meningkatkan taraf perekonomian masyarakat.

Kemudian saluran irigasi yang bermutu dan juga instalasi air bersih yang memadahi dapat meningkatkan hasil panen petani hingga kebutuhan dasar masyarakat.

"Kami berharap pembangunan infrastruktur ini dapat berdampak luas terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Hendra menyebutkan beberapa paket infrastruktur jalan diprioritaskan di beberapa titik, antara lain pelebaran ruas jalan Muntung-Jumprit-Sibajak sepanjang 9,8 kilometer, dari lebar jalan 3 meter menjadi 5,5 meter.

DPUPR juga akan melakukan pelebaran dan peningkatan jalan Kedu-Tegong-Ngadirejo dan peningkatan serta pelebaran jalan alternatif Bantir-Wonoboyo dan Kepatran-Medono.

Baca juga: JCI Jateng siap berkolaborasi organisasi pengusaha bangkitkan ekonomi
Baca juga: BKOW Jawa Tengah berdayakan ekonomi daerah melalui Desa Sejahtera