Batikraft 2018 Catatkan Peningkatan Transaksi

Selama lima hari pelaksanaan Batikraft Vaganza, mencatatkan transaksi sebesar Rp 2,5 miliar. Transaksi pameran batik dan handycraft terbaru dan terlengkap yang telah dilangsungkan dari 1 Agustus sampai dengan 5 Agustus 2018 ini meningkat dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Komite Tetap Pemberdayaan Perempuan Kadin Jawa Tengah, Sofiana menyatakan, agenda rutin dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Tengah, dari tahun ke tahun mengalami peningkatan jumlah transaksi. Batikraft kali ini merupakan penyelenggaraan yang ke tujuh dan diikuti 51 stan.

“Pada tahun pertama transaksi penjualan mencapai Rp 1,8 miliar, kemudian meningkat pada 2014 sebesar Rp 2,5 miliar, tahun 2015 naik lagi sebesar Rp 2,75 miliar, kenaikan terjadi lagi pada 2016 sebesar Rp 2,9 miliar. Sedangkan pada 2017 mengalami penurunan menjadi sebesar Rp 2,3 miliar dan kembali mengalami kenaikan pada 2018 sebesar Rp 2,5 miliar,” kata Sofiana, saat penutupan Batikraft Vaganza di Paragon Mall Semarang, Minggu (5/8).

Pada setiap pelaksanaan, juga dilakukan penilaian di setiap stan. Beberapa hal yang masuk dalam unsur penilaian terdiri dari kerapian, sumber daya manusia atau pelayanan dan kreativitas.

“Tahun ini yang meraih Juara Pertama adalah Bank Jateng, Juara Kedua Wiens Collection dan Juara Ketiga Alvisa,” tambahnya.

Agenda rutin Kadin Jawa Tengah ini diharapkan selain menjadi hiburan masyarakat umum pecinta batik, juga dapat mengembang timbuhkan industri batik dan fashion, serta memberikan inspirasi untuk lebih berkreasi, berinovasi bagi desaigner dan industri garmen dan paling penting menjaga budaya warisan leluhur bangsa Indonesia.

Categories: Kabar Kadin

Leave A Reply

Your email address will not be published.