Batikraft Vaganza 2018, Bukti Kadin Jateng Majukan UMKM Batik

Sebanyak 51 stan batik dan handycraft mengikuti pameran Batikraft Vaganza 2018 yang diselenggarakan Kadin Jawa Tengah di Mal Paragon Semarang, Rabu (1/8).

Pameran yang digelar hingga 5 Agustus ini mempromosikan produk-produk unggulan UMKM dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Indonesia.

Pameran Batikraft Vaganza 2018 dibuka oleh Sekda Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah Ema Rahmawati, Kepala Dinas Perindustrian Kota Semarang Nurjanah dan Wakil Ketua Kadin Jawa Tengah Djoko Oryxahadi, serta Ketua Panitia Heru Isnawan.

Sri Puryono mengatakan Batikraft Vaganza yang sudah diselenggarakan kali ketujuh menandakan bahwa Kadin Jawa Tengah mempunyai peran dalam mengembangkan UMKM batik untuk terus maju.

“Ini sekaligus dalam rangka menggalakkan masyarakat untuk cinta terhadap batik dan menampung inovasi dan kreasi,” katanya.

Menurutnya, batik khususnya di Jawa Tengah sudah sangat inovatif dan mempunyai pangsa pasar sendiri. “Orang luar negeri suka diberi souvenir batik dan berharap masyarakat bisa menghargai batik; dan menghidupkan UMKM batik kata kuncinya, membeli adalah membantu,” tegasnya.

Pemerintah Jawa Tengah pun memberikan dukungan untuk para UMKM batik agar bisa terus maju dengan memberikan fasilitas permodalan, pelatihan SDM, dan akses ke pasar.

Sri pun menyarankan agar koperasi-koperasi batik digalakkan supaya para UMKM bergabung. Nantinya Pemerintah Jawa Tengah juga akan membantu mempromosikan batik di Jawa Tengah melalui Bandara Ahmad Yani dengan menyediakan stan khusus UMKM.

“Di bandara sudah dirumuskan ada stan khusus UMKM batik. Begitu masuk Semarang ciri khas adalah batik di Jawa Tengah,” ucapnya.

Categories: Kabar Kadin

Leave A Reply

Your email address will not be published.