Batikraft Vaganza Catatkan Omzet Rp 2,5 Miliar

Pameran Batikraft Vaganza Expo 2018 selama lima hari di Mal Paragon Semarang berhasil membukukan omzet sekitar Rp 2,5 miliar. Omzet yang tercatat ini mengalami kenaikan dari tahun lalu yang sebesar Rp 2,3 miliar.

Kegiatan ketujuh yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng sejak 1-5 Agustus ini berjalan lancar dan memberikan perkembangan yang positif.

Komite Tetap Promosi Komunikasi Produk Perempuan Kadin Jawa Tengah Sofiana mengungkapkan, fasilitasi kegiatan rutin Batikraft ini dilakukan untuk mendorong industri batik dan fesyen supaya bisa lebih berkembang khususnya dalam hal pemasaran.

Selain itu kegiatan ini diharapkan juga bisa memberikan inspirasi bagi para pelaku usaha supaya bisa berkreasi lebih inovatif dalam menjaring pasar yang lebih luas.

‘’Inovasi itu adalah hal yang penting bagi para desainer dan industri garmen khususnya dalam menjaga warisan budaya leluhur kita agar masyarakat bisa semakin mencintai batik,’’ ujar Sofiana dalam penutupan Batikraft Vaganza Expo, semalam (5/8).

Ditambahkan, dari tahun ke tahun aspek kualitas dalam pameran juga mengalami banyak kemajuan mulai dari penataan stan yang lebih rapi dan terlihat eksklusif serta kualitas dan corak kain batik yang lebih unik dan elegan. Selain itu produk fesyen juga lebih kreatif, inovatif, dan kekinian baik untuk pria, wanita maupun anak-anak.

Sementara itu, panitia juga memberikan penghargaan kepada para partisipan untuk kategori penilaian kesesuaian tema, penempatan dan penataan ruang, serta keindahan dan kenyamanan. Penilaian juga dilakukan dari sisi sumber daya manusia dalam stan dan omzetnya.

Bank Jateng mendapatkan peringkat pertama dalam penilaian ini, disusul Wien’s Creation dan stan Alviza. Menjelang penutupan pameran pun, pengunjung masih membludak memenuhi area pameran yang diisi berbagai kreasi batik, tenun dan asesoris.

Categories: Kabar Kadin

Leave A Reply

Your email address will not be published.