Semarang (ANTARA) – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Cilacap terus mengoptimalkan peran
Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) karena terbukti memberikan kontribusi yang luar biasa dalam peningkatan jumlah kepesertaan.

Kepala BPJamsostek Cilacap Jejen menyebutkan selama tahun 2020, Agen Perisai di wilayah kerja Cilacap dan Kebumen telah mengakuisisi sebanyak 362 badan usaha dan jumlah tenaga kerja yang terdaftar sebanyak 9.678 peserta dari sektor penerima upah dan sebanyak 6.010 peserta dari sektor bukan penerima upah.

Hal tersebut disampaikan Jejen pada acara pertemuan dengan para Agen Perisai BPJAMSOSTEK wilayah kerja Cilacap dan Kebumen pada 19-20 Februari 2021.

Pertemuan yang dihadiri sekitar 18 orang agen Perisai tersebut membahas tentang evaluasi pencapaian kinerja dan cakupan kepesertaan para agen Perisai di tahun 2020 serta penyusunan rencana kerja dan target di tahun 2021

Jejen mengakui keagenan Perisai sangat berkontribusi terhadap capaian dan cakupan kepesertaan serta berperan aktif dalam memberikan informasi terkait jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat.

"Bisa dibilang, Agen Perisai ini merupakan perpanjangan tangan dan garda terdepan dalam memberikan sosialisasi dan informasi terkait kepesertaan dan pelayanan BPJAMSOSTEK di daerah ini," kata Jejen.

Baca juga: BPJAMSOSTEK Cilacap apresiasi 4.500 guru honorer terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan

Melalui sistem keagenan Perisai, Jejen menambahkan untuk strategi di tahun 2021 ini selain berupaya dalam memperluas kepesertaan perlu juga menjaga keberlangsungan iuran pesertanya.

"Perisai diharapkan dapat membangun loyalitas khususnya pekerja informal dan UMKM agar tetap menjadi peserta, sehingga para pekerja tetap dapat terlindungi BPJAMSOSTEK," tutup Jejen.

Baca juga: Raker, DPRD-BPJSAMSOSTEK Cilacap nilai perlunya peningkatan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan

Baca juga: Bulan K-3, BPJAMSOSTEK Jateng-DIY edukasi peserta