Jembatan Wonosegoro yang terputus segera dibangun kembali

Jembatan Wonosegoro yang terputus segera dibangun kembali

Jembatan Wonosegoro yang terputus segera dibangun kembali

Boyolali (Antaranews Jateng) – Pemerintah Kabupaten Boyolali segera membangun kembali jembatan penghubung jalur alternatif menuju Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga di Desa Repaking, Kecamatan Wonosegoro, yang terputus akibat diterjang banjir.
     
"Kami setelah meninjau ke lokasi jembatan yang putus akibat terkena banjir di Desa Repaking Wonosegoro Boyolali, maka harus segera diperbaiki, karena akan mengganggu akses perekonomian masyarakat," kata Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat, di Boyolali, Selasa.
     
Wakil Bupati Boyolali Said Hidayat, bersama anggota DPRD, dinas terkait, dan Satuan Lalu Lintas Polres setempat telah melakukan peninjauan langsung ke jembatan terputus di Desa Repaking Wonosgoro, untuk mengetahui dampaknya terhadap masyarakat sekitar.
     
Menurut M Said Hidayat, jembatan Repaking dengan panjang 40 meter dan lebar 4 meter itu telah putus menjadi dua bagian, karena  tiang penyangga bagian tengah ambrol diterjang arus sungai yang deras.
     "Pemkab Boyolali segera membangun kembali jembatan di Repaking itu, dengan menggeser anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Kami telah siapkan anggaran sekitar Rp2,5 miliar untuk perbaikan jembatan terputus itu," kata M Said Hidayat. 
     
M Said mengatakan pemerintah tidak akan membangunkan jembatan darurat, tetapi dibangun kembali jembatan yang permanen. Untuk itu, masyarakat dimohon sabar, dan untuk sementara melintas bisa memutar melalui Dusun Gandu sebagai jalur sementara atau agak jauh sedikit dari biasanya.
     
"Kami tahu akibat jembatan terputus masyarakat akses kegiatan ekonomi menjadi terganggu," katanya.
     
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Boyolali Arief Gunarto mengatakan peristiwa terputusnya Jembatan Repaking Wonosegoro, akibat hujan deras yang terjadi, pada Kamis (31/1). 
     
Menurut Arief Gunarto jembatan Repaking yang menghubungkan dengan wilayah Kota Salatiga tersebut segera dibangun, tetapi menunggu curah hujan dan debit arus sungai berkurang.
     
"Jembatan ini, akan dibangun tahun ini. Namun, kami menunggu arus sungai berkurang, karena akan berpengaruh pada metode kerja pada pelaksanaan pembangunan jembatan," kata Arief. 
     
Selain jembatan Repaking, kata dia, jembatan penghubung antar Dukuh Kebonagung dengan Bedoyo, Desa Bandung, Kecamatan Wonosegoro, juga terputus. 
     
"Jembatan di Dukuh Kebonagung RT 02 RW 06 Desa Bandung, Kecamatan Wonosegoro, memang tidak bisa dilewati. Fondasi jembatan ambrol akibat diterjang banjir. Kami juga segera memperbaiki bersamaan dengan Jembatan Repaking," kata Arief.

 

Sumber Berita

Categories: News

Leave A Reply

Your email address will not be published.