Murtomo: Layanan PLN makin istimewa

Murtomo: Layanan PLN makin istimewa

Murtomo: Layanan PLN makin istimewa

Semarang (Antaranews Jateng) – Murtomo (58), salah satu pelanggan PLN mengaku pelayanan PLN semakin istimewa salah satunya untuk menyampaikan keluhan, pelanggan cukup telepon ke 123 dan petugas segera datang meskipun malam hari.

"Layanan PLN saat ini semakin istimewa. Dulu zaman tahun 90-an ketika ada keluhan dari pelanggan, petugas baru datang keesokan harinya atau dua hari setelahnya. Kalau sekarang tinggal bel (telepon, red.) ke nomor 123, tidak lama kemudian petugas datang walaupun malam hari," kata Murtomo saat disambangi tim PLN ke kediamannya di Pandean Lamper, Semarang.

Murtomo mengaku sebagai pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA selalu membayar tagihan listrik di awal waktu karena merasa malu jika sampai terlambat.

"Saya itu merasa sudah disubsidi pemerintah dan untuk menghormati itu saya bayar di awal-awal bulan. Ya sadar dengan kewajiban saya, kalau sampai terlambat tidak enak, sudah dikasih subsidi nunggak (terlambat,red.)," kata Murtomo yang sehari-hari bekerja sebagai marbot masjid ini.

Murtomo juga menyampaikan harapannya agar PLN bisa lebih meningkatkan pelayanannya kepada para pelanggan.

"Kalau sekarang ini pelayanan PLN sudah lebih bagus, semoga ke depan lebih baik lagi. Kalau petugas PLN kerja lebih bagus, kan pelanggan juga enjoy," katanya.

Manajer PLN Area Semarang Donny Adriansyah dalam kunjungan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada Murtomo dan berharap seluruh pelanggan mendukung PLN secara maksimal.

"Kami mohon doanya dan berharap seluruh pelanggan dapat mendukung PLN semaksimal mungkin, sehingga bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan," kata Donny Adriansyah.

Di akhir kunjungan yang merupakan rangkaian kegiatan Sapa Pelanggan dengan tema Senyum Pelanggan Indonesia Benderang, tim PLN memberikan penghargaan berupa bingkisan atas ketertiban Murtomo dalam membayar tagihan listrik.

Sumber Berita

Categories: News

Leave A Reply

Your email address will not be published.