Peminat lapak di Pasar Dandangan Kudus melonjak

Peminat lapak di Pasar Dandangan Kudus melonjak

Peminat lapak di Pasar Dandangan Kudus melonjak

Kudus (ANTARA) – Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mencatat jumlah pedagang dari berbagai daerah yang berminat menyewa lapak jualan yang disediakan untuk perayaan tradisi Pasar Dandangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mencapai 300 pedagang dari prediksi sebelumnya hanya disediakan 230-an lapak.

"Karena pedagang yang mendaftar melampaui target, maka kami harus membuka lahan baru untuk berjualan di Jalan Ramelan," kata Kabid PKL pada Dinas Perdagangan Kudus Sofyan Duhri di Kudus, Kamis.

Lokasi tempat berjualan yang disediakan sebelumnya, meliputi Jalan Sunan Kudus, Jalan Madureksan, Jalan Kiai Telingsing, Jalan Pangeran Puger, Jalan Wahid Hasyim, Jalan KH A. Dahlan Jalan Menara serta Jalan Kudus-Jepara.

Ia mengatakan tempat berjualan yang disediakan ada yang dilengkapi dengan tenda dan ada yang sekadar lesehan.

Untuk tempat berjualan yang dilengkapi dengan tenda, katanya, disediakan 25 set yang bisa ditempati 30-an pedagang dengan ukuran 4×4 meter.

Harga sewanya, kata dia, untuk lapak yang dilengkapi tenda lebih mahal karena melibatkan pihak ketiga dalam penyediaan tendanya, sedangkan lesehan hanya dihitung ukuran lahan yang ditempati.

Biaya retribusinya per meter persegi sebesar Rp2.000 per hari, sesuai dengan peraturan bupati nomor 12 tahun 2012 tentang Pemakaian Kekayaan Daerah.

Harga sewa tersebut belum termasuk retribusi sampah dan biaya sewa listrik.

Terkait dengan retribusi sampah, berdasarkan Perbub nomor 12/2010 tentang Retribusi Sampah dijelaskan bahwa tarifnya untuk setiap meter persegi sebesar Rp60.

Sementara target pemasukannya untuk tahun 2019 diharapkan naik 4 persen dari penerimaan tahun lalu sebesar Rp66,36 juta, menyusul tingginya pedagang yang mendaftar untuk bisa berjualan di acara Dandangan Kudus. ***1***

Sumber Berita

Categories: News

Leave A Reply

Your email address will not be published.