SEMARANG – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Tengah terus berkomitmen memperluas cakrawala bisnis pelaku usaha lokal melalui penguatan kemitraan internasional. Langkah strategis ini diwujudkan dalam gelaran “U.S. – Indonesia Business Forum: Infrastructure Collaboration & Investment Opportunities” yang berlangsung di Patra Semarang pada Selasa, 10 Februari 2026.

Forum ini merupakan inisiatif kolaboratif antara Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia dengan dunia usaha Jawa Tengah untuk mempererat hubungan ekonomi dan persahabatan antara kedua belah pihak.
Optimisme Pertumbuhan Ekonomi di Atas Nasional
Ketua Umum Kadin Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran perwakilan Kedubes AS di tengah dinamika ekonomi global saat ini. Menurutnya, sektor industri pengolahan tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.
“Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah mampu mencapai angka yang membanggakan, yakni melampaui pertumbuhan nasional sebesar 5,04% dan rata-rata Pulau Jawa di angka 5,17%,” ujar Harry. Ia menegaskan bahwa peran Amerika Serikat sangat signifikan dalam ekosistem ini, mengingat hampir 50% tujuan utama ekspor non-migas Jawa Tengah ditujukan ke pasar Amerika.
Beberapa produk manufaktur unggulan yang telah mengisi rantai pasok global di Amerika antara lain:
- Tekstil dan Produk Tekstil (TPT).
- Furnitur.
- Alas kaki.

Amerika Sebagai Role Model Inovasi
Kadin Jawa Tengah memandang Amerika Serikat sebagai mitra strategis yang tepat untuk meningkatkan daya saing daerah melalui transfer teknologi, peningkatan kapasitas SDM, dan akses pasar yang kompetitif.
“Bagi kami, Amerika merupakan role model dalam inovasi dan manajemen bisnis modern. Kami berharap para pelaku usaha di Jawa Tengah dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun jejaring dan menggali potensi kolaborasi business-to-business (B2B),” tambah Harry.
Acara ditutup dengan pemutaran video kilas balik SelectUSA Summit serta sesi jejaring (networking) guna mematangkan kerja sama konkret yang diharapkan dapat membawa hasil kolaboratif bagi seluruh daerah di Jawa Tengah.


