#1 KADIN Jawa Tengah, Mendorong Inovasi dan Keberlanjutan dalam Dunia Bisnis

Gelar Bimtek dan Uji Kompetensi MSDM, Kadin Jateng Siapkan SDM Bersertifikat BNSP

Semarang – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Tengah terus bergerak maju. Kali ini, Kadin fokus mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas tinggi yang siap menghadapi tantangan industri modern. Langkah nyata ini diwujudkan lewat program Bimbingan Teknis (Bimtek) serta Uji Kompetensi Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). Acara ini ditujukan bagi praktisi dan pelaku usaha di Jawa Tengah.

Ketua Umum Kadin Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro, menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai langkah strategis. Tujuannya adalah membantu perusahaan menyiapkan tim SDM yang kompeten, profesional, dan memiliki sertifikat resmi. Seluruh materi ujian disesuaikan dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Penguatan pada sektor ini dinilai sangat penting untuk mendongkrak produktivitas organisasi.

“Oleh karena itu, program ini bukan sekadar pelatihan biasa. Kegiatan ini adalah instrumen utama untuk menumbuhkan kepercayaan dunia usaha terhadap kualitas internal perusahaan. Jadi, kita ingin memastikan industri lokal didukung oleh tenaga ahli berstandar nasional,” ujar Harry.

Selanjutnya, Harry menambahkan bahwa peningkatan kapasitas tenaga kerja adalah prioritas Kadin. Menurutnya, perusahaan yang kuat selalu didukung oleh sistem pengelolaan SDM yang baik. Terlebih lagi, sertifikat resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) akan menjadi bukti keahlian yang diakui.

Untuk memenuhi kebutuhan dunia usaha, Kadin Jawa Tengah menawarkan tiga pilihan skema kompetensi yang dilaksanakan secara bertahap:

Tiga Jenjang Skema Kompetensi

  • Staff Manajemen Sumber Daya Manusia: Program ini berlangsung pada 17 Juni hingga 18 Juni 2026.
  • Supervisor Manajemen Sumber Daya Manusia: Jadwal pelatihan pada 22 Juni sampai 23 Juni 2026.
  • Manajer Manajemen Sumber Daya Manusia: Agenda ini digelar pada 24 Juni hingga 25 Juni 2026.

Melalui partisipasi aktif para peserta akan memperoleh pembekalan materi yang lengkap. Selain itu, ada pendampingan intensif untuk menghadapi proses penilaian. Kemudian, bagi peserta yang dinyatakan kompeten oleh tim penguji, mereka berhak menerima Sertifikat Kompetensi BNSP.

Peserta juga akan mendapatkan peningkatan kemampuan praktis yang bisa langsung diterapkan di kantor. Akhirnya, perusahaan akan memperoleh nilai tambah yang besar untuk menghadapi persaingan bisnis yang makin ketat.

Kadin Jawa Tengah berkomitmen penuh untuk terus menjadi jembatan bagi pelaku usaha lokal agar bisa tumbuh bersama. Sinergi antara peningkatan keahlian kerja dan kebutuhan industri diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang sehat di Jawa Tengah.

“Oleh sebab itu, mari kita bangun ekonomi daerah yang kokoh lewat kolaborasi ini. Hanya dengan fondasi SDM yang kuat, kita bisa mewujudkan ketangguhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” pungkas Harry.

Share