Pameran Central Java Garden Market
SEMARANG – Jawa Tengah kini tengah bersiap melakukan lompatan besar dalam mengonversi potensi ekonomi sektor Industri Agro melalui sebuah inisiatif strategis yang strategis. Inisiatif yang diwujudkan oleh Kadin Jawa Tengah melalui penyelenggaraan Central Java Garden Market (CJGM) 2026.
Pameran dagang produk industri agro yang dirancang untuk memitigasi miskoneksi antara produktivitas hulu dan kebutuhan pasar. Pentingnya mitigasi didasari oleh data BPS 2025 yang menunjukkan bahwa meskipun sektor pertanian memiliki pangsa pasar PDRB sebesar 13,38%, kontribusinya terhadap sumber pertumbuhan ekonomi baru mencapai angka 0,36%.
Angka yang masih minim tersebut menjadi indikasi nyata bahwa produktivitas di tingkat hulu belum teroptimalisasi secara intensif, sehingga diperlukan transformasi nyata dari pola pertanian tradisional menuju korporatisasi modern. Modernisasi agroindustri ini bukan sekadar wacana, melainkan jembatan transisi untuk menggeser ketergantungan ekonomi dari konsumsi domestik menuju penguatan nilai tambah yang berorientasi ekspor. Melalui penguatan nilai tambah tersebut, CJGM 2026 memastikan setiap hasil bumi tidak hanya diserap secara mentah di pasar lokal, melainkan mampu menembus standar global melalui proses hilirisasi yang konkret.
Langkah konkret yang akan diawali dengan target partisipasi 48 booth pada tahun 2026 sebagai fondasi awal dari sebuah peta jalan (roadmap) besar yang akan terus berkembang secara eksponensial. Perkembangan tersebut diproyeksikan akan membawa acara ini mencapai skala nasional pada tahun 2028 dengan target 90 booth dan 30.000 pengunjung, sebelum akhirnya bertransformasi menjadi pameran internasional tingkat ASEAN pada tahun 2030.
Visi besar menuju panggung ASEAN inilah yang menjadikan CJGM 2026 sebagai momen krusial yang menghubungkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari sektor hulu (upstream) hingga hilir (downstream) dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
Ekosistem yang terintegrasi ini menjanjikan pengalaman luar biasa bagi pengunjung melalui perpaduan antara expo, perdagangan, workshop, hingga peluncuran produk inovatif terbaru. Keseluruhan rangkaian kegiatan ini akan diselenggarakan secara megah di Plaza Muladi Dome, Universitas Diponegoro (UNDIP) Tembalang, pada tanggal 29 hingga 31 Mei 2026 mendatang. Mengingat lokasi strategis dan bobot visi yang dibawa, agenda ini menjadi sebuah gebrakan ekonomi yang tidak boleh dilewatkan oleh para pelaku usaha, investor, maupun pemerintah yang ingin menjadi bagian dari kekuatan agroindustri Jawa Tengah di mata dunia.
Informasi Penyelenggaraan:
- Waktu: 29 – 31 Mei 2026 (10.00 – 22.00 WIB)
- Lokasi: Plaza Muladi Dome, UNDIP Tembalang, Kota Semarang
- Kontak Strategis: Sdr. Bayu Nugroho (0812 7935 7018) atau Sdri. Ecisdiati Dinaningsih (0857 9077 5589)


