Kolaborasi KADIN Jawa Tengan dan KADIN Aceh

Aceh – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Tengah bersama KADIN Aceh resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis memperkuat kolaborasi dunia usaha antar daerah. Penandatanganan ini dilaksanakan di Kantor Gubernur Aceh dan menjadi bagian dari rangkaian kerja sama besar antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi Aceh. Kerja sama antarprovinsi tersebut mencakup berbagai sektor strategis dengan total nilai mencapai Rp1,06 triliun, melibatkan sinergi antara OPD, BUMD, serta asosiasi pengusaha termasuk KADIN dan HIPMI dari kedua wilayah.
Dalam momentum tersebut, Ketua Umum KADIN Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro, bersama Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Hukum, dan Komunikasi KADIN Aceh, Muhammad Mada, menandatangani perjanjian kerja sama yang disaksikan oleh Gubernur Jawa Tengah dan Gubernur Aceh. Kerja sama KADIN Jawa Tengah dan KADIN Aceh difokuskan pada beberapa bidang utama, antara lain: Pengembangan perdagangan dan investasi antar daerah Penyelenggaraan program pendidikan dan pela han Peningkatan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Pembinaan UMKM melalui Rumah Kurasi KADIN dan CJTEC KADIN Jawa Tengah Ketua Umum KADIN Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian pen ng dari penguatan ekosistem ekonomi nasional berbasis daerah.

“Melalui perjanjian kerja sama ini, kami berharap dapat mendorong peningkatan arus perdagangan dan investasi, memperkuat daya saing pelaku usaha, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM di kedua daerah,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peran KADIN sebagai mitra strategis pemerintah menjadi krusial dalam mendukung implementasi kerja sama ekonomi lintas provinsi.
Sebagai bagian dari skema collabora ve government, sinergi antara Jawa Tengah dan Aceh diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi baru serta mempercepat pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan di kedua wilayah. Kerja sama ini juga menjadi buk nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha mampu menghasilkan dampak signifikan, dak hanya dalam skala regional tetapi juga sebagai model sinergi ekonomi nasional. (SONY)


